Minggu, 09 Desember 2018

MANASIK UMROH


Melaksanakan Manasik Agar Umroh Sesuai Sunah

Umroh merupakan sebuah perjalanan ibadah yang dicontohkan melalui sunnah Rasulullah SAW. Karena itu sangat penting untuk mengetahui dan memahami semua hal tentang ibadah umroh yang telah diatur dalam tata cara manasik umroh sesuai sunnah. Hal ini untuk menghindari kesalahan sehingga ibadah umroh yang kita lakukan menjadi tidak sah.
Sebelum berangkat umroh akan diadakan pertemuan beberapa kali untuk membahas  persiapan umroh menjadi lebih baik. Salah satu dari pertemuan itu antinya akan diadakan manasik umroh. Manasik boleh dikatakan gladi resik atau latihan supaya paling tidak jamaah umroh yang akan berangkat tahu nanti apa yang dikerjakan di sana ( Tanah Suci Mekah ). Berikut ini beberapa hal tentang manasik umroh.

Manasik Umroh biasanya diadakan sebelum keberangkatan umroh dan biasanya dilakukan 2-3 kali pertemuan. Pertemuan pertama adalah pertemuan awal supaya jamaah umroh bisa tahu lebih banyak tentang ibadah umroh dan membuat persiapan untuk keberangkatan. Pertemuan kedua dan ketiga biasanya dilakukan dalam bentuk manasik umroh. Minimal biasanya dilakukan 1 kali manasik umroh.



Kemudian yang di lakukan selama Manasik Umroh yaitu,

Didalam Manasik umroh  nanti akan dilakukan beberapa kegiatan :

1.       Cara mengenakan pakaian ihram bagi jamah umroh laki-laki.
Pakaian ihram laki-laki adalah berupa 2 potong /helai kain yang tidak berjahit. Didalam itu selama umroh kita dilarang mengenakan pakaian dalam seperti celana dalam. Tentu saja mengenakan pakaian seperti ini tidak mudah dan mempunyai tingkat kesulitan tersendiri terutama bagi yang belum tahu cara mengenakannya. Nantinya setiap jamah umroh laki-laki akan diajari cara mengenakan pakaian ihrom ini.

2.       Cara melakukan tawaf dan sai.
Tawaf adalah mengelilingi kabah selama 7 kali.
Makna tawaf adalah menjaga hati agar selalu ingat Allah dimanapun kita berada. Nanti akan diajari cara mulai tawaf dan bagaimana cara menghitung 7 kali tersebut beserta doa doa yang bisa dibaca.
Sai adalah lari-lari kecil antara bukit shafa dan marwa. Dengan melakukan Sai berarti kita napak tilas perjuangan  siti hajar yang ditinggal nabi ibrahim di tengah padang pasir tanpa bekal apa-apa. Suatu ketika nabi Ismail menangis karena kehausan. Maka berlarilah Siti Hajar lari kesana-kemari untuk mencari air. Siti Hajar ingat perintah nabi ibrahim utuk tidak pergi meninggalkan kompleks masjidi haram. Maka siti hajar pun hanya lari-lari antara shafa dan marwa. Di puncak kehausan itulah kemudian nabi ismail menginjakkan kakinya ke tanah kemudian munculnya sumber air yang kemudian hari dikenal dengan sumur zamzam. Makna Sai adalah  gambaran seorang mukmin yang tidak akank eluar dari batasan Alloh walaupun mengalami kesulitan. Insya Alloh tidak lama lagi akan datang pertolongan Alloh.

3. Suntik mengitis akan dilaksanakan waktunya bersamaan dengan waktunya dengan  manasik umroh.  Vaksin meningitis adalah pedoman resmi yang dianjurkan (diwajibkan) jika ingin mengajukan visa ibadah haji dan umroh  oleh pemerintah Arab Saudi. Bagi yang belum begitu tahu mengenai suntik meningitis diwajibkan, berikut ini penjelasan singkatnya:
Meningitis adalah radang selaput pelindung sisitem syaraf pusat. penularan peyakit akibat bakteri ini bisa dilakukan lewat udara. Selama melakukan ibadah umroh di tanah suci tentunya kita akan bersinggungan dengan banyak orang dari berbagai negara. Beberapa negara di Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Selandia Baru adalah endemis meningitis meningokokus. Nah vaksin meningitis ini berguna untuk mencegah penularan dan juga menghilangkan bakteri dari tubuh, asalkan imunitas dalam keadaan baik.

Lalu, Bagi yang memiliki buku panduan haji dan umroh, termasuk juga buku doa umroh silakan dibawa selama perjalanan ke tanah suci. Nantinya buku panduan tersebut  akan berguna atau bisa dibaca baca sambil sambil menunggu penerbangan di bandara misalnya. Silakan saja pergi ke toko buku untuk dapatkan buku panduan tentang ibadah umroh. Sebagian besar artikel di blog ini juga diambilkan dari buku buku Fadilah Haji dan Umroh karangan Maulana Zakariyya. Bagi yang berkenan silakan untuk membelinya di toko buku terdekat atau toko buku online. Bila tidak dapat, semoga blog ini bisa cukup mewakili. Semoga artikel semua hal tentang manasik umroh ini bisa memberikan gambaran lebih jelas kepada para jamaah yang akan berangkat umroh.

Di dalam pelaksanaan ibadah umroh apapun paket umroh yang kita daftarkan, setidaknya terdapat 2 hal penting yakni Rukun Umroh dan Wajib Umroh. Rukun Umroh merupakan pokok kegiatan ibadah yang apabila tidak kita kerjakan maka umroh kita tidak sah.

      RUKUN UMROH

Rukun Umroh ada 4, yakni:
A.      Niat Ihram/berumroh
B.      Thawaf
C.      Sa’i
D.      Tahallul atau bercukur

     WAJIB UMROH

Sedangkan yang disebut sebagai Wajib Umroh yaitu ihram dari miqot atau tempat mulainya pelaksanaan niat ihram), serta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang selama Umroh.\

     TATA UMROH SESUAI SUNAH

     Urutan untuk tata cara Umroh adalah sebagai berikut:

1.       IHRAM

Ihram merupakan keadaan seseorang yang telah berniat untuk melaksanakan ibadah haji dan atau umrah. Mereka yang melakukan ihram disebut dengan istilah tunggal "muhrim" dan jamak "muhrimun".
      Adapun yang termasuk wajib dalam ihram antara lain:

      a. Ihram dari miqat ( lihat menentukan tapal batas miqat sebelum memasuki Makkah )
Mengucapkan niat disarankan setelah shalat. Bila berniat telah memasuki kendaraan tetap diperbolehkan asal belum memasuki miqat. Bila telah mencapai miqat dan kita belum sempat membaca niat, maka dianggap kita melewati miqot tanpa ihram.
Setelah membaca niat dilarang berkata buruk, menggunjing, bertengkar atau berdebat yang tidak bermanfaat karena ini termasuk larangan ihram.

      b. Tidak memakai pakaian yang dijahit atau menampakkan lekuk badan atau anggota tubuh
Laki-laki dilarang mengenakan baju, jubah, mantel, penutup kepala, dan khuf (atau sepatu). Sedangkan yang perempuan dilarang menggunakan penutup wajah (cadar) dan sarung tangan. Pakaian ihram yang dikenakan perempuan tidak boleh memakai kain yang tipis sehingga kelihatan rambut atau kulitnya. Kaki masih boleh memakai kaos kaki atau stoking.

      c. Bertalbiyah.
Setelah membaca talbiyah ( Labbaik Allahuma labbaik, Labbaik laa syarikka laka labbaik, Innal haamda wanni'mata laka wal mulk, Laa syariika laka, yang artinya : “ Aku datang ya Allah, Aku penuhi panggilan-Mu ” Talbiyah hendaknya dilantunkan terus menerus selama jemaah calon haji masih mengenakan pakaian ihram ) berulang kali dapat pula diselingi dengan membaca shalawat.

      2. Thawaf
Thawaf adalah mengitari Ka’bah sebanyak 7 kali putaran dimulai dari Hajar Aswad dan selesai di tempat yang sama. Sedangkan syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan thawaf adalah:
a.       Berniat melakukan thawaf.
b.      Suci dari hadats
c.       Menutup aurat karena thawaf dianggap seperti shalat.
d.      Memulai thawaf dari Hajar Aswad
e.      Thawaf dapat dilakukan di dalam masjid walau jauh dari Ka’bah
f.        Ka’bah berada di sebelah kiri orang yang melakukan thawaf

Ibadah sunnah yang bisa dikerjakan setelah melakukan thawaf adalah mengerjakan shalat sunnah 2 rakaat di belakang makam Nabi Ibrahim atau bisa dimana saja bila di dekat makam tidak memungkinkan. Saat mengerjakan shalat sunnah tersebut disunnahkan pada rakaat pertama setelah membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun sedangkan setelah membaca Al Fatihah di rakaat kedua membaca surat Al Ikhlas. Sesudah shalat berdoalah sesuai dengan apa yang anda inginkan bila memang anda memiliki hajat tertentu.

3. Sa’i
Sa’i adalah lari-lari kecil dari Shofa ke Marwah bolak - balik sebanyak 7 kali putaran. Disunnahkan agar minum air zam zam sebelum melakukan sa’i. Pada saat melaksanakan sa’i sambil membaca kalimat tahmid dan takbir masing-masing sebanyak tiga kali, mengangkat kedua tangan lalu membaca doa sesuai Sunnah Rasulullah.

      4. Tahallul
Tahallul adalah menggunting rambut sebagai tanda mengakhiri seluruh rangkaian ibadah umroh, minimal 3 helai rambut.
Manasik umroh merupakan contoh kegiatan yang di lakukan sama prĂ©cis ketika melangsungkan ibadah umroh, dan manasik umroh di lakukan minimal seminggu sebelum pemberangkatan umroh itu sendiri  . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar