Sabtu, 06 April 2019

Tips Menikmati Ramadhan Dikota Suci Mekah



Bisa menikmati bulan Ramadan di Tanah Suci Mekkah pasti jadi impian kebanyakan umat Muslim di dunia. Namun, sebelum pergi ke sana, baiknya mengingat 5 tips berikut :
Menjalankan puasa dan ibadah Ramadan lainnya di Mekkah tentu berbeda dengan di Tanah Air. Terlebih musim panas sedang dilalui kota tersebut.
Meski begitu, kekhusyukan ibadah Anda tetap bisa terjaga dengan beberapa tips berikut.

1.       Sahur yang cukup

Tujuan utama menjalankan Ramadan di Makkah tentu untuk menggali pahala sebanyak-banyaknya. Sayangnya, udara yang sedang terlampau panas di sana bisa menguras banyak energi.
Untuk itu, usahakan untuk menyantap makan sahur yang banyak dan penuh gizi. Bila perlu konsumsi juga vitamin yang bisa Anda beli di apotek atau vitamin yang dibawa dari Tanah Air.

2.        Minum Air Putih yang cukup

Air putih juga perlu untuk dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Ini penting untuk menghindari dehidrasi, terlebih cuaca panas yang sedang menyelimuti Mekkah. Mengonsumsi air zam-zam akan lebih baik karena mengandung banyak mineral yang baik untuk tubuh.Setelah sholat ashar, di Masjid Nabawi, Madinah, kamu akan melihat galon-galon kecil berisi air zam-zam di setiap shaf-nya. Air Zam-zam ini disediakan oleh Ini dilakukan oleh para pengurus masjid untuk mereka yang akan berbuka puasa di Masjid Nabawi. Selain itu, karena pada bulan Ramadan setiap kebaikan akan dilipat gandakan, para penduduk asli Madinah, tak akan segan-segan berbuat kebaikan kecil seperti ini. Masya Allah, mereka mulia banget, ya. Bikin kita makin semangat untuk selalu berbagi kebaikan.

3.        Selalu kenakan sunblok

Meski udara panas dan matahari sangat menyengat, ibadah tawaf umumnya tetap dilakukan umat Muslim yang berada di Masjidil Haram. Agar kulit tak terbakar dan tawaf tetap lancar, kenakan sunblock yang cukup. Jika tidak sedang melaksanakan umrah, gunakan juga penutup kepala.

4.        Penduduk Madinah Menyediakan Makanan Gratis untuk Berbuka Puasa

Selain itu, tidak hanya para pengurus Masjid Nabawi saja yang sibuk untuk membagikan air zam-zam. Para penduduk asli Madinah juga tak segan-segan membawa setiap masakannya untuk dibagikan kepada mereka yang akan berbuka puasa di Masjid Nabawi. Masih sama, niat mereka hanya ingin lebih banyak berbagi di bulan Ramadan dan berlomba-lomba dalam kebaikan sekecil apapun. Terharu banget sama kebaikan para penduduk di Madinah.

5.        Tersedia Kurma Gratis yang Melimpah, Masjidilharam

Lain halnya saat di Mekah, setelah salat asar di Masjidilharam, kamu akan melihat plastik panjang berwarna hijau berisikan kurma dan makanan di pelataran Kabah. Plastik hijau ini disediakan supaya kurma dan makanan yang akan dihidangkan untuk berbuka tidak tercecer.  Dalam satu shaf, kurma yang diberikan mencapai tiga sampai empat kotak tupperware berukuran sedang. Masya Allah, bikin kenyang dan hemat ‘kan kalau ibadah di tanah suci? Penduduk asli Mekah mengajarkan bahwa berbagi itu indah.

6.        Melakukan Tawaf Saat Malam Takbir Tiba

Kebanyakan di Indonesia malam takbir dilakukan dengan cara berkeliling kampung atau mengarak beduk menggunakan mobil bak terbuka. Namun, di Mekkah mereka tidak melakukan hal itu. Para penduduk Mekkah melakukan tawaf saat malam takbir, mereka berbondong- bondong memadati Kabah untuk tawaf sunah. Mereka melakukan hal tersebut untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena bisa kembali merasakan indahnya bulan Ramadan, dan berharap bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadan tahun depan.

Nah, itu tadi beberapa fakta menarik yang membuat kita semakin meinginkan berangkat ke tanah suci saat bulan Ramadan tiba. Bagaimana sudah siap-siap menabung untuk merasakan bulan puasa di tanah suci? Pastinya ingin sekali, ya, merasakan indahnya bulan Ramadan dengan situasi berbeda, utuk semakin meningkatkan kualitas ibadah kita.

Info Umroh :

Tlpn/wa : 0856.9281.9898

Trims ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar