Bisa menikmati bulan Ramadan di Tanah Suci
Mekkah pasti jadi impian kebanyakan umat Muslim di dunia. Namun, sebelum pergi
ke sana, baiknya mengingat 5 tips berikut :
Menjalankan puasa
dan ibadah Ramadan lainnya di Mekkah tentu berbeda dengan di Tanah Air.
Terlebih musim panas sedang dilalui kota tersebut.
Meski begitu,
kekhusyukan ibadah Anda tetap bisa terjaga dengan beberapa tips berikut.
1.
Sahur yang cukup
Tujuan utama
menjalankan Ramadan di Makkah tentu untuk menggali pahala sebanyak-banyaknya.
Sayangnya, udara yang sedang terlampau panas di sana bisa menguras banyak
energi.
Untuk itu, usahakan
untuk menyantap makan sahur yang banyak dan penuh gizi. Bila perlu konsumsi
juga vitamin yang bisa Anda beli di apotek atau vitamin yang dibawa dari Tanah
Air.
2.
Minum Air
Putih yang cukup
Air putih juga perlu
untuk dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Ini penting untuk menghindari
dehidrasi, terlebih cuaca panas yang sedang menyelimuti Mekkah. Mengonsumsi air
zam-zam akan lebih baik karena mengandung banyak mineral yang baik untuk
tubuh.Setelah sholat ashar, di Masjid Nabawi, Madinah, kamu akan melihat
galon-galon kecil berisi air zam-zam di setiap shaf-nya. Air Zam-zam ini
disediakan oleh Ini dilakukan oleh para pengurus masjid untuk mereka yang akan
berbuka puasa di Masjid Nabawi. Selain itu, karena pada bulan Ramadan setiap
kebaikan akan dilipat gandakan, para penduduk asli Madinah, tak akan
segan-segan berbuat kebaikan kecil seperti ini. Masya Allah, mereka mulia
banget, ya. Bikin kita makin semangat untuk selalu berbagi kebaikan.
3.
Selalu
kenakan sunblok
Meski udara panas
dan matahari sangat menyengat, ibadah tawaf umumnya tetap dilakukan umat Muslim
yang berada di Masjidil Haram. Agar kulit tak terbakar dan tawaf tetap lancar,
kenakan sunblock yang cukup. Jika tidak sedang melaksanakan umrah, gunakan juga
penutup kepala.
4.
Penduduk
Madinah Menyediakan Makanan Gratis untuk Berbuka Puasa
Selain itu, tidak
hanya para pengurus Masjid Nabawi saja yang sibuk untuk membagikan air zam-zam.
Para penduduk asli Madinah juga tak segan-segan membawa setiap masakannya untuk
dibagikan kepada mereka yang akan berbuka puasa di Masjid Nabawi. Masih sama,
niat mereka hanya ingin lebih banyak berbagi di bulan Ramadan dan
berlomba-lomba dalam kebaikan sekecil apapun. Terharu banget sama kebaikan para
penduduk di Madinah.
5.
Tersedia
Kurma Gratis yang Melimpah, Masjidilharam
Lain halnya saat di
Mekah, setelah salat asar di Masjidilharam, kamu akan melihat plastik panjang
berwarna hijau berisikan kurma dan makanan di pelataran Kabah. Plastik hijau
ini disediakan supaya kurma dan makanan yang akan dihidangkan untuk berbuka
tidak tercecer. Dalam satu shaf, kurma
yang diberikan mencapai tiga sampai empat kotak tupperware berukuran sedang.
Masya Allah, bikin kenyang dan hemat ‘kan kalau ibadah di tanah suci? Penduduk
asli Mekah mengajarkan bahwa berbagi itu indah.
6.
Melakukan
Tawaf Saat Malam Takbir Tiba
Kebanyakan di
Indonesia malam takbir dilakukan dengan cara berkeliling kampung atau mengarak
beduk menggunakan mobil bak terbuka. Namun, di Mekkah mereka tidak melakukan
hal itu. Para penduduk Mekkah melakukan tawaf saat malam takbir, mereka
berbondong- bondong memadati Kabah untuk tawaf sunah. Mereka melakukan hal
tersebut untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena bisa kembali
merasakan indahnya bulan Ramadan, dan berharap bisa bertemu lagi dengan bulan
Ramadan tahun depan.
Nah, itu tadi
beberapa fakta menarik yang membuat kita semakin meinginkan berangkat ke tanah
suci saat bulan Ramadan tiba. Bagaimana sudah siap-siap menabung untuk
merasakan bulan puasa di tanah suci? Pastinya ingin sekali, ya, merasakan
indahnya bulan Ramadan dengan situasi berbeda, utuk semakin meningkatkan kualitas
ibadah kita.
Info Umroh :
Tlpn/wa : 0856.9281.9898
Trims ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar