Kamis, 04 April 2019

Keutamaan Memuliakan dan Berbakti Kepada Orang Tua.


Kedua orang tua merupakan penyebab eksistensi (keberadaan) manusia di dunia ini. Oleh karena itu, sudah sepantasnya bahwa kita mempersembahkan bakti terbaik kepada kedua orang tua. Bakti tersebut bukan hanya karena hak orang tua yang harus dipenuhi oleh anak-anaknya, namun juga merupakan kewajiban yang bersifat pasti, yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Bahkan perintah berbakti kepada kedua orang tua telah disandingkan dengan perintah menyembah Allah dan larangan menyekutukan-Nya. Hal ini bermakna bahwa berbakti kepada kedua orang tua merupakan penyempurna bagi ibadah kepada Allah SWT.

Berdasarkan petunjuk hadits Rasulullah SAW, di antara akibat baik (pahala) dan akibat buruk (siksa) yang tidak akan ditangguhkan hingga hari kiamat adalah berbakti kepada kedua orang tua dan durhaka kepadanya. Bahkan dengan berbakti kepada kedua orang tua, terdapat berbagai keajaiban yang akan didapatkan oleh pelakunya. Begitu pula sebaliknya, siapa pun yang berlaku durhaka kepada kedua orang tua, maka akibat buruk pun akan segera didapatkannya.

1.       Amal yang paling utama

Berbakti kepada kedua orangtua merupakan salah satu amal yang paling utama.
Dari Abdullah bin Masud radhiyallahu anhu ia berkata
"Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, "Amalan apa yang paling dicintai Allah?" Beliau menjawab, "Salat pada waktunya." Aku melanjutkan, "Kemudian apa?" Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orangtua." Lalu aku bertanya lagi, "Kemudian apa?" Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah." (HR. Al Bukhari dan Muslim)

2.       Kunci Masuk Surga

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”(HR. Muslim)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Orang tua adalah paling pertengahan dari pintu-pintu surga. Jika kamu mau, sia-siakanlah pintu itu (kau tidak mendapat surga) atau jagalah ia (untuk mendapatkan pintu surga itu).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Jahimah pernah datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu berkata, “Ya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, aku ingin berperang dan sungguh aku datang untuk meminta pendapatmu.” Beliau bertanya, “Apakah engkau masih memiliki ibu?”Ia menjawab, “Ya.” Maka beliau pun bersabda, “Tetaplah bersamanya karena sesungguhnya surga ada di kakinya.” (HR. Ibnu Majah dan An Nasa’i )
Dimudahkannya segala perkara
Perlu diketahui bahwa mungkin jika seseorang memiliki kesulitan dalam hidupnya adalah karena ia durhaka pada kedua orangtuanya dan apabila seseorang mendapatkan kebaikan dan kemudahan dalam perkaranya adalah mungkin karena perbuatan baik dan baktinya kepada orangtua. Oleh sebab itu seorang muslim hendaknya senantiasa berbakti pada orangtua dan berusaha merawat mereka dengan sebaik mungkin sehingga Allah SWT berkenan menghilangkan segala kesulitan hidup yang dialami oleh orang tersebut

3.        Memudahkan jalan kita untuk sukses

Bila ingin sukses, maka berbaktilah kepada orang tua. Dan jadikanlah orang tua sebagai alasan terkuat kita untuk sukses. Karena niat yang baik akan selalu dimudahkan dan dikabulkan oleh Allah. Apalagi doa hanya untuk sukses, ini suatu hal mudah yang bagi Allah. Jika Allah sudah berkata “Jadilah!” maka terjadi lah hal tersebut. Nah, agar apa yang kita inginkan terjadi, "sogoklah" Allah untuk menjadikan kita sukses dengan berbakti kepada kedua orang tua kita. Buatlah mereka senang. Dengan begitu, Allah pun akan senang hati memberi kita kesuksesan yang kita inginkan.

4.       Memperoleh ampunan Allah

“Siapa yang mendapati salah satu dari kedua orang tuanya kemudian ia tidak diampuni, maka Allah telah menjauhkannya (dari rahmat)” (HR. Ahmad)

5.       Kunci Panjang Umur & Banyak Rejeki

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Siapa yang suka untuk dipanjangkan umur dan ditambahkan rizki, maka berbaktilah pada orang tua dan sambunglah tali silaturahmi (dengan kerabat).” (HR. Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi, yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar