Membayangkan kota
mekah dan madinah memang merupakan suatu kota yang berhamparan padang pasir
yang panas dan tandus. Tapi selain dari itu, di kota suci mekah juga terdapat
dua musim, yaitu musim panas dan musim dingin. Dan puncak musim dingin sering
terjadi pada waktu awal berumroh
tepatnya pada bulan september sampai dengan bulan maret .
Bagi para jemaah
umroh yang berasal dari Negara lain, yang di negaranya juga terdapat iklim
dingin, mungkin cuaca ini tidak terlalu berpengaruh terhadap mereka, akan
tetapi lain hal nya pada jemaah umroh yang berasal dari Indonesia, suhu udara
yang berada di bawah Nol Derajat Cesius itu akan menjadi kendala yang serius karena
di Indonesia tak terbiasa dengan keadaan suhu udara yang seperti itu.
Nah, kemudian
untuk berjaga-jaga dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan selama
menjalankan ibadah umroh, bagaimanakah solusinya ?? yuk simak beberapa tipsnya
di bawah !!
1.
Konsumsi Makanan Bergizi
Biasakan mengonsumsi makanan yang bergizi, terutama
makanan empat sehat lima sempurna. Mulai dari daging, sayuran, buah, dan susu.
Selain itu, biasakan untuk makan dan minum dalam kondisi yang hangat.
2.
Minum yang cukup.
Berada di lingkungan yang sangat dingin, jemaah juga
diharuskan untuk membiasakan diri minum 1 gelas air putih setiap satu jam.
Idealnya, jemaah harus mengonsumsi air putih 5 – 6 liter per hari.
3.
Istirahat yang cukup.
Jemaah disarankan untuk tidur dengan durasi 6 – 8 jam
sehari. Jangan lupa untuk memakai selimut, karena kondisi cuaca yang sangat
dingin.
4.
Siapkan obat-obatan
Khusus untuk jemaah yang memiliki penyakit berisiko
tinggi, disarankan untuk mengikuti anjuran dokter. Mulai dari konsumsi makan
hingga persediaan obat-obatan.
5.
Membawa Pakaian Hangat
Pastikan untuk membawa jaket hangat, kain ihram yang
tebal (untuk laki-laki), krim pelembap kulit, selimut, dan tentunya obat-obatan
pribadi. Akan lebih baik kalau membawa obat organik. Tujuannya, agar tidak ada
efek samping yang merugikan. Bagi yang menderita alergi, pastikan untuk membawa
salep atau minyak gosok.
6.
Siapkan suplemen dan multivitamin.
Hal ini sangat perlu, karena pada saat musim dingin,
kondisi di Arab Saudi sangat ekstrem. Tidak hanya suhu dingin, Anda juga harus
menghadapi suasana dengan kelembapan tinggi. Hal ini bisa mengakibatkan tubuh
tidak nyaman. Dan, itu bisa diatasi dengan konsumsi multivitamin dan suplemen.
Nah itu dia
beberapa tips untuk menghadapi cuaca dingin ketika hendak ber umroh, semoga
bermanfaat dan ibadah di lancarkan Aamiin ..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar