Rabu, 12 Desember 2018

KEISTIMEWAAN IBADAH UMROH


Keistimewaan Ibadah Umroh

Semakin banyaknya yang ingin berhaji maka semakin panjang pula antrian untuk berangkat ke sana, hingga kita perlu menunggu bertahun – tahun . Itulah factor yang menyebabkan masyarakat Indonesia lebih memilih berumroh dahulu ketimbang berhaji . karena berumroh dapat kita tentukan sendiri kapan kita mau berangkat .
Meskipun bukan yang utama, ibadah umroh pun tak kalah istimewanya dengan ibadah haji . supaya lebih memahami, berikut sedikit ulasan tentang keistimewaannya .

1.       IBADAH UMROH YANG SATU KE YANG SATUNYA ADA KAFFAROH ATAU PENGHAPUS DOSA

Allah S.W.T akan menghapus dosa – dosa kita antara satu umroh ke umroh yang lainnya . Misalnya begini : 7 atau 8 tahun yang lalu kita melaksanakan umroh kemudian di tahun selanjutnya kita melaksanakan umroh lagi. Maka diantara waktu umroh tersebut Allah menghapus dosa – dosa kita .

2.       UMROH ADALAH JIHAD BAGI KAUM WANITA DAN ORANG – ORANG YANG LEMAH

Pada Zaman Rosulullah S.A.W para ibu dan kaum wanita atau bagi mereka yang mempunyai pisik lemah tidak bisa ikut serta dalam berjihad . Akan tetapi mereka masih mendapatkan fadillah pahala jihad dengan melaksanakan Ibadan umroh .

3.       JEMAAH UMROH MERUPAKAN TAMU – TAMU ALLAH YANG DOANYA DI KABULKAN

Salah satu keistimewaan ibadah haji dan umroh adalah mereka yang datang untuk ibadah tersebut merupakan tamu - tamu Allah . begitulah yang biasa di sebut, dan memang Rosulullah S.A.W pun menyebutnya demikian . Jemaah haji dan umroh merupakan tamu panggilan Allah, dan apapun permintaan tamu pasti akan di kbulkan oleh-NYA . Dan ini merupakan hal yang paling istimewa dari ibadah tersebut .

4.       WAFAT SAAT MENJALANKAN IBADAH UMROH, PAHALANYA DI CATAT SAMPAI HARI KIAMAT

Keutamaan orang yang wafat dalam perjalanan haji atau umroh serta keutamaaan orang yang wafat saat berihram, pahalanya akan di catat hingga hari kiamat . ini sudah jelas adanya, dan sudah termaktub dalam hadist yang di riwayatkan .

5.       IBADAH UMROH DAPAT MENGHILANGKAN KEFAKIRAN

Bila kita melihat sodara kita yang baru pulang dari haji atau umroh, akan terlihat perubahan positif dalam kehidupannya, rezeki nya mengalir terus dan keluarga nya semakin berkah . itu lah salah satu keistimewaaa ibadah tersebut . Allah menggantikan biaya yang di pakai untuk biaya pergi kesana bahkan dig anti dengan berlipat – lipat .

6.       FADILLAH SATU KALI UMROH DENGAN DUA ROKA’AT SHALAT DI MESJID QUBA

Shalat di Masjid Quba memiliki keutamaan tersendiri. Menurut Hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: " Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala Umrah" . (HR. Tirmizi no. 298, Ibnu Majah no. 1401)

7.       SAAT IBADAH UMROH KITA BISA MENDAPATKAN PAHALA SHALAT HINGGA 100.000 KALI

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Shalat di masjidku, lebih utama seribu kali (dibandingkan) shalat di selainnya kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil haram lebih utama Seratus Ribu (dibandingkan) shalat di selainnya.“ (Hadits dishahihkan oleh Al-Mundziri dan Al-Bushoiry. Al-Albany berkata: “Sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhori dan Muslim, Irwaul Ghalil, 4/146).

8.       KEISTIMEWAAN UMROH PADA BULAN RAMADHAN ADALAH HAJI BERSAMA ROSULULLAH S.A.W

Siapa yang tidak ingin mendapat keistimewaan berhaji dengan Rosulullah S.A.W . pastinya semua kaum muslimin amat sangat mengharapkan nya . caranya dengan melaksanakan haji atau umroh pada bulan ramadhan .  Dari Ibnu abbas r.a meriwayatkan bahwa Ummu Salaim r.a pernah datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, dan berkata: “Ya Rasulullah Abu Thalhah  (suamiku)  dan puteranya telah pergi menunaikan haji dan meninggalkan aku di rumah. “ Rasulullah S.A.W, menjawab “Wahai Umu Sulaim, melakukan satu umrah di dalam bulan Ramadhan adalah sama ganjarannya dengan haji yang dilakukan bersamaku. ”
“ Umrah pada bulan Ramadhan itu bagaikan haji bersamaku (Nabi saw).” (Shahih; Shahih Al-Jami’ hadits no. 4098). “

9.       BISA MELAKUKAN BADAL UMROH UNTUK KELUARGA

Badal umroh atau menggantikan umroh seseorang khususnya orang tua atau keluarga, dibolehkan dengan syarat tertentu.  Sebagian ulama berpendapat bahwa umrah hukumnya sunnah, sehingga tidak ada kewajiban bagi seseorang atau ahli waris untuk mengumrahkan orang tuanya yang sudah udzur atau meninggal dunia. Kecuali jika orang tuanya pernah berniat atau bernazar untuk melaksanakan umrah, maka anaknya (ahli warisnya) yang memiliki kemampuan harus menunaikan nazar kedua orang tuanya.

10.   DAPAT MEMPEROLEH KEISTIMEWAAN PAHALA UMROH BERKALI – KALI

Para jamaah umroh selama mukim di Madinah maupun Makkah, maka tidak ada kegiatan lain kecuali tiga hal. Yaitu, sholat berjamaah ke Masjid Nabawi atau Masjidil Haram, berzikir-berdoa-dan tadarus Al Qur’an serta makan dan tidur. Kegiatan plusnya adalah jalan-jalan atau ziarah
Dengan begitu sebenarnya banyak waktu luang bagi jamaah karena tidak ada kegiatan bekerja dan urusan keluarga sebagaimana di tanah air. Selain ibadah wajib, jamaah umroh bisa lebih bebas melakukan ibadah sunah, baik di malam hari maupun di waktu dhuha. Namun ada satu ibadah yang kadang sulit dilakukan di tanah air karena kesibukan pekerjaan, yaitu ibadah seusai sholat subuh hingga waktu matahari terbit tiba dengan dilanjutkan ibadah sholat dua rakaat.
“Barang siapa shalat Shubuh berjamaah, kemudian duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah secara sempurna, sempurna, sempurna.” (Shahih; Shahih Al-Jami’ hadits no. 6346).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar